Kamis, 27 Oktober 2011

smile + laugh = HEALTHY & HAPPY!


Ini merupakan Konsep yang akan kami realisasikan pada saat mata kuliah Kreativitas

Kelompok        : Kartika Sari Anggraini 081301029
                          Lia Hairani                  101301001
                          Tika Ramadhani          101301018

Nama kegiatan : Cakap-Cakap Lawak-Lawak

Tema                : Betapa Pentingnya Tersenyum dan Tertawa

Metode           : Diskusi Interaktif dan Pemutaran Video.

Tujuan            :
Dengan diskusi intraktif diharapkan para mahasiswa, dalam hal ini mahasiswa yang mengambil mata kuliah kreativitas, dapat kembali menyadari pentingnya tersenyum dan tertawa. Mahasiswa juga mampu membuat perubahan di dalam dirinya dengan tertawa dan dapat menularkannya pada orang lain.

Prosedur        :
Pertama-tama, seluruh mahasiwa diminta untuk duduk dengan membentuk lingkaran, ini bertujuan agar seluruh mahasiswa dapat melihat wajah teman-temannya yang lain. Setelah itu diskusi dibuka dengan pemutaran video terlebih dahulu. Lalu diskusi dimulai dan diakhiri dengan pemutaran video kembali.

Materi        : 
Ketika seseorang tersenyum betapapun sedang tidak bahagianya orang tersebut, maka otak akan mengeluarkan sejumlah zat kimia yang tak hanya meningkatkan sistem kekebalan tubuh, tapi sekaligus juga membuat perasaan menjadi tenang, tentram, nyaman dan bahagia atau memberi daya angkat beban jiwa bagi kondisi psikologis seseorang.
Lebih menakjubkan lagi beberapa riset mengatakan bahwa biar pun hanya diinstruksikan menampilkan wajah yang tersenyum, seseorang akan memperoleh manfaat psikologis yang sama dengan orang yang sungguh-sungguh tersenyum.
Dengan kata lain meski hanya berpura-pura bahagia tapi dengan senyuman, orang dapat membuat dirinya menjadi lebih sehat dan bahagia betulan. Inilah yang membuat proses penuaan seseorang menjadi terhambat.

Kehilangan 385 Tawa
Manfaat yang diperoleh dari senyum, menurut para ahli, ternyata akan semakin berlipat ganda bila ditambah dengan tawa. Sebagaimana diungkap Joan Coggin, M.D., seorang kardiolog di University School of Medicine, Loma Linda, Amerika Serikat, kanak-kanak rata-rata tertawa 400 kali dalam sehari. Sedang orang dewasa rata-rata hanya tertawa 15 kali saja sehari. Itu berarti manusia dewasa kehilangan 385 tawa seiring dengan bertambahnya umur. "Padahal berbukti, tertawa bermanfaat bagi kesehatan," kata Coggin.
Merujuk hasil riset yang pernah dilakukannya, doktor bidang medis itu menjelaskan, tertawa memberikan relaksasi dan mengurangi stres.
"Setelah meninggikan sampai jumlah tertentu tekanan darah dan irama jantung, tertawa langsung menurunkannya lagi sehingga sensor-sensor perseptif meningkat dan menyebabkan Anda sanggup menghadapi tugas dengan lebih baik," paparnya.
Dari riset yang lain, psikolog Alice M. Isen, Ph.D., dari Cornell University juga menyimpulkan, mereka yang banyak menonton film komedi mampu secara lebih baik menemukan solusi kreatif dalam memecahkan soal-soal 'puzzle'.
Sedang studi yang dilakukan William Fry, M.D., profesor dari Stanford University, menunjukkan bahwa tertawa meningkatkan detak jantung dan memperbaiki sirkulasi di jaringan otot yang membantu perjalanan nutrisi-nutrisi dan oksigen ke dalam jaringan tubuh.
Menurut para ahli itu, 20 menit terbahak-bahak tertawa, setingkat dengan lima menit aerobik dalam gerakan mendayung bahkan ada juga yang berpendapat, tertawa 1 menit sebanding dengan bersepeda 15 menit.


Jika membaca konsep ini mungkin akan terkesan kegiatan ini biasa saja. Tetapi, kami akan memberikan kejutan-kejutan kecil dalam pelaksanaannya nanti.  
Just wait n see!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar