Kamis, 27 Oktober 2011

smile + laugh = HEALTHY & HAPPY!


Ini merupakan Konsep yang akan kami realisasikan pada saat mata kuliah Kreativitas

Kelompok        : Kartika Sari Anggraini 081301029
                          Lia Hairani                  101301001
                          Tika Ramadhani          101301018

Nama kegiatan : Cakap-Cakap Lawak-Lawak

Tema                : Betapa Pentingnya Tersenyum dan Tertawa

Metode           : Diskusi Interaktif dan Pemutaran Video.

Tujuan            :
Dengan diskusi intraktif diharapkan para mahasiswa, dalam hal ini mahasiswa yang mengambil mata kuliah kreativitas, dapat kembali menyadari pentingnya tersenyum dan tertawa. Mahasiswa juga mampu membuat perubahan di dalam dirinya dengan tertawa dan dapat menularkannya pada orang lain.

Prosedur        :
Pertama-tama, seluruh mahasiwa diminta untuk duduk dengan membentuk lingkaran, ini bertujuan agar seluruh mahasiswa dapat melihat wajah teman-temannya yang lain. Setelah itu diskusi dibuka dengan pemutaran video terlebih dahulu. Lalu diskusi dimulai dan diakhiri dengan pemutaran video kembali.

Materi        : 
Ketika seseorang tersenyum betapapun sedang tidak bahagianya orang tersebut, maka otak akan mengeluarkan sejumlah zat kimia yang tak hanya meningkatkan sistem kekebalan tubuh, tapi sekaligus juga membuat perasaan menjadi tenang, tentram, nyaman dan bahagia atau memberi daya angkat beban jiwa bagi kondisi psikologis seseorang.
Lebih menakjubkan lagi beberapa riset mengatakan bahwa biar pun hanya diinstruksikan menampilkan wajah yang tersenyum, seseorang akan memperoleh manfaat psikologis yang sama dengan orang yang sungguh-sungguh tersenyum.
Dengan kata lain meski hanya berpura-pura bahagia tapi dengan senyuman, orang dapat membuat dirinya menjadi lebih sehat dan bahagia betulan. Inilah yang membuat proses penuaan seseorang menjadi terhambat.

Kehilangan 385 Tawa
Manfaat yang diperoleh dari senyum, menurut para ahli, ternyata akan semakin berlipat ganda bila ditambah dengan tawa. Sebagaimana diungkap Joan Coggin, M.D., seorang kardiolog di University School of Medicine, Loma Linda, Amerika Serikat, kanak-kanak rata-rata tertawa 400 kali dalam sehari. Sedang orang dewasa rata-rata hanya tertawa 15 kali saja sehari. Itu berarti manusia dewasa kehilangan 385 tawa seiring dengan bertambahnya umur. "Padahal berbukti, tertawa bermanfaat bagi kesehatan," kata Coggin.
Merujuk hasil riset yang pernah dilakukannya, doktor bidang medis itu menjelaskan, tertawa memberikan relaksasi dan mengurangi stres.
"Setelah meninggikan sampai jumlah tertentu tekanan darah dan irama jantung, tertawa langsung menurunkannya lagi sehingga sensor-sensor perseptif meningkat dan menyebabkan Anda sanggup menghadapi tugas dengan lebih baik," paparnya.
Dari riset yang lain, psikolog Alice M. Isen, Ph.D., dari Cornell University juga menyimpulkan, mereka yang banyak menonton film komedi mampu secara lebih baik menemukan solusi kreatif dalam memecahkan soal-soal 'puzzle'.
Sedang studi yang dilakukan William Fry, M.D., profesor dari Stanford University, menunjukkan bahwa tertawa meningkatkan detak jantung dan memperbaiki sirkulasi di jaringan otot yang membantu perjalanan nutrisi-nutrisi dan oksigen ke dalam jaringan tubuh.
Menurut para ahli itu, 20 menit terbahak-bahak tertawa, setingkat dengan lima menit aerobik dalam gerakan mendayung bahkan ada juga yang berpendapat, tertawa 1 menit sebanding dengan bersepeda 15 menit.


Jika membaca konsep ini mungkin akan terkesan kegiatan ini biasa saja. Tetapi, kami akan memberikan kejutan-kejutan kecil dalam pelaksanaannya nanti.  
Just wait n see!

Rabu, 19 Oktober 2011

SOAL - SOAL :)


1. Kemukakan dalam bidang apa saja dirasakan kebutuhan akan kreativitas, dan berilah contoh dari pengalaman dan pengamatan anda di Indonesia?
sebenarnya , kebutuhan akan kreativitas itu sangat lah penting apalagi untuk indonesia kebutuhan kreativitas itu merupakan aspek kelangsungan hidup . Saat ini Indonesia mengalami macam - macam tantangan , baik dalam bidang ekonomi , kesehatan , politik , maupun dalam bidang budaya dan sosial . 
Untuk Indonesia sendiri kurangnya kreativitas akibat  kurangnya perhatian dari pemerintah sehingga orang - orang yang memiliki kreativitas tidak diperlukan . Padahal kalau boleh dibilang indonesia memiliki banyak kreativitas tetapi tidak dikembangkan oleh pemerintah kita sendiri.

2. kendala apa saja yang terutama menghambat studi tentang kreativitas dan penerapannya dalam dunia pendidikan?
Salah satu kendala konseptual utama terhadap studi kreativitas adalah pengertian tentang kreativitas sebagai sifat yang diwarisi oleh orang yang berbakat luar biasa atau genius. Kreativitas diasumsikan sebagai sesuatu yang dimilki atau tidak dimiliki , dan tidak banyak yang dilakukan melalui pendidikan untuk mempengaruhinya . 
Kendala konseptual lainnya terhadap "gerakan kreativitas" terletak pada alat - alat ukur (tes) yang biasanya dipakai disekolah - sekolah yaitu te intelegensi tradisional yang mengukur kemampuan siswa untuk belajar , dan tes prestasi belajar untuk menilai kemajuan siswa selama program pendidikan . 

3. berilah contoh dari aptitude dan non-aptitude traits dari kreativitas? berikan argumentasi anda mengapa keduanya penting untuk dikembangkan pada semua siswa, khususnya siswa berbakat?                                                        
Contoh aptitude dari kreativitas yaitu kelancaran , kelenturan , dan orsinalitas dalam berpikir. Sedangakan contoh dari non - aptitude dari kreativitas yaitu kepercayaan diri , keuletan , apresiasi estetik . dan kemandirian .

penting untuk dikembangkan karena itu merupakan pengembangan kreativitas siswa tidak hanya diperhatikan melalui pengembnagan berpikir kreatif tetapi juga harus memperhatikan bagaimana sikap dan ciri - ciri kepribadian yang kreatif. Siswa ynag berbakat merupakan perpautan antara kemmapuan umum dan intelegensinya . Sehingga keduanya harus dilakukan secara seimbang.

4. bagaimana definisi USOE tentang keberbakatan yang diadopsi di indonesia? apakah kelebihan dan keterbatasan dari definisi tersebut?
Definisi USOE adalah  mereka yang oleh orang – orang professional diidentifikasi sebagai anak yang mampu mencapai prestasi yang tinggi karena mempunyai kemampuan – kemampuan yang unggul .Anak – anak tersebut memerlukan program pendidikan yang berdiferensiasi dan / atau pelayanan diluar jangkauan program sekolah biasa agar dapat merealisasikan sumbangan mereka terhadap masyarakat maupun untuk pengembangan diri sendiri.
Kemampuan – kemampuan tersebut , baik secara potensial maupun yang telah nyata , meliputi :
-          Kemampuan intelektual umum
-          Kemampuan akademik khusus
-          Kemampuan berpikir kreatif – produktif
-          Kemampuan memimpin
-          Kemampuan dalam salah satu bidang seni
-          Kemampuan psikomotor ( seperti dalam olahraga )
5. Rumuskan dan gambarkan konsep keberbakatan menurut Renzulli . Apakah makna dari definisi tersebut ?
Konsepsasi Renzulli tentang keterbakatan
Yaitu : ialah melihat ketertarikan antara tiga kelompok cirri tersebut sebagai keterbakatan yaitu kemampuan umum, kreativitas , dan motivasi ( pengikatan diri terhadap tugas ) . Konsepsi tiga lingkaran ini merupakan bagian integral dari model programnya enrichment triad dan revolving door .
Dari definisi tersebut dimana kemampuan diatas rata – rata ( intelegensi ) merupakan salah satu kesalahan dalam identifikasi anak berbakat ialah anggapan bahwa hanya kecerdasan dan kecakapan sebagaimana diukur dengan tes prestasi belajar yang menentukan keberbakatan dan produktivitas kreatif seseorang. Selanjutnya kreativitas yaitu kelompok ( cluster ) kedua yang memiliki anak / orang berbakat ialah kreativitas sebagai kemampuan umum untuk menciptakan sesuatu yang baru , sehingga kemampuan untuk memberikan gagasan – gagasan baru yang dapat diterapkan dalam pemecahan masalah , atau sebagai kemampuan untuk melihat hubungan baru. Pengikatan diri terhap tugas kelompok karekteristik ketiga yang ditemukan pada individu yang kreatif produktif yaitu pengikatan diri terhadap tugas sebagai bentuk motivasi yang internal yang mendorong seseorang untuk tekun dan ulet dalam mengerjakan tugasnya , meskipun mengalami banyak rintangan atau hambatan .

6. Berilah rumusan anda sendiri mengenai “keberbakatan “ atau “ anak berbakat” yang merupakan sintesis dari definisi USEO dan konsepsi renzulli !
Keberbakatan merupakan esensi dari program khusus untuk ank berbakat karena memberikan arah, baik untuk setiap identifikasi ataupun untuk praktek pendidikan khusus anak berbakat . oleh karena itu , penting bahwa suatu definisi mengetahui tiga criteria berbakat , yakni:
-          Harus berdasarkan riset tentang karekteristik orang berbakat
-          Menberikan arah dalam seleksi atau pengembangan instrument dan prosuder identifikasi.
-          Memberiakn arah dan berkaitan dengan praktek program , seperti seleksi mencari dan metode instruksi serta seleksi dan pelatihan guru anak berbakat.

7. bagaimana hubungan antara kreativitas dan aktualisasi diri ? pilihlah 3 tokoh di Indonesia yang menurut anda merupakan teladan ( model ) dari keunggulan kreatif .
Menurut psikologi humanistic Abraham Maslow dan Carl Rogers menyatakan bahwa aktualisasi diri ialah apabila seseorang menggunakan semua bakat dan talentanya untuk menjadi apa yang ia mampu dan menjadi mengaktualisasikan atau mewujudkan potensinya . sedangakan Rogers menekankan bahwa sumber dari kreativitas adalah kecenderungan untuk mengaktualisasi diri , mewujudkan potensi , dorongan untuk berkembang dan menjadi matang , kecenderungan untuk mengekspresikan dan mengaktifkan semua kemampuan organism.
Beberapa penelitihan juga menunjukkna bahwa aktualisasi diri dan kreativitas saling berkaitan dan berkolerasi . 3 tokoh di Indonesia yaitu : Muhammad Syafeei , K.I Hajar Dewantara , dan Conny . R. Semiawan

8. Bagaimana teori – teori psikoanlaisis menjelaskan kinerja kreatif individu? Bandingkan teori freud , Kris , dan Jung.
Pada umumnya teori – teori psikoanalisis melihat kreativitas sebagai hasil mengatasi suatu masalah yang biasanya mulai dimasa anak. Pribadi kreatif dipandang sebagai seseorang yang pernah mempunyai pengalaman yang traumatis , yang dihadapi dengan memungkinkan gagasan – gagasan yang didasari dan yang tidak didasari bercampur menjadi pemecahan inovatif dari trauma. Tindakan kraetif mentrasformasi keadaan psikis yang tidak sehat menjadi sehat .
Sedangkan teori Freud menjelaskan bahwa proses kreatif dari mekanisme pertahanan , yang merupakan upaya tak sadar untuk menghindari kesadaran mengenai ide – ide yang tidak menyenangkan atau yang tak dapat diterima .Menurut teori Kris yaitu menekankan bahwa mekanisme pertahanan regresi ( beralih ke perilaku sebelumnya yang akan member kepuasan , jika perilaku sekarang tidak berhasil atau tidak member kepuasan) juga sering muncul dalam tindakan kreatif . Menurut teori  Jung  ia juga percaya bahwa ketidaksadaran memainkan peranan yang amat penting dalam kreativitas tingkat tinggi .

9. Bagaimana kondisi internal ( pribadi kraetif ) dan kondisi eksternal ( lingkungan ) yang memupuk kreativitas yang konstruktif menurut Rogers?
Menurut Carl Rogers 3 kondisi dari pribadi yang kreatif yaitu :
a.       Keterbukaan terhadap pengalaman
b.      Kemampuan untuk menilai situasi sesuai dengan patokan pribadi seseorang ( Internal locus Of Evaluation )
c.       Kemampuan untuk bereksperimen , untuk “ bermain “ denag konsep – konsep .
Sedangakan untuk factor eksternal yaitu menonjol dalam masyarakat ,berani dalam pendirian / keyakinanan , melit ( ingin tahu ) , tidak bersedia menerima pendapat dari otoritas begitu saja.

10. Bagaiman pada umumnya gambaran cirri – cirri kepribadian yang kreatif menurut hasil penelitian ? Jelaskan bagaimana cirri – cirri tersebut dalam kondisi yang tidak menguntungkan dapat menjelma sebagai ciri – ciri perilaku yang negative?
Penelitihan pertama di Indonesia tentang cirri – cirri kepribadian yang kreatif dilakuakn pada tahun 1977 oleh penulis dengan membandingkan pendapat 3 kelompok , yaitu kelompok psikologi , guru , dan orang tua. Alat yang digunakan ialah adaptasi dari Torrance , yaitu ideal pupil checklist yang terdiri drai 60 ciri yang melalui studi empiris .
Dari penelitian tersebut ditemukan perbedaan kelompok orang yang sanagt kreatif dari kelompok orang yang kurang kreatif .

11. Buatlah rencana kegiatan belajar siswa berbakat berdasarkan 4 P untuk menggembangkan kreativitas ?
·         Pribadi
Yaitu tindakan kreatif muncul dari keunikan keseluruhan kepribadian dalam interaksi dengan lingkungannya. Yaitu dimana seorang siswa mendapatkan toleransi terhadap kedwiartian , adanya dorongan untuk berprestasi dan mendapat pengakuan.
·         Proses
Yaitu proses yang digunakan siswa tersebut dalam menggembangkan kreativitasnya terutama bagi siswa yang berbakat mempunyai proses yang akan dilalui dan digunakan untuk mencapai tujuan .
·         Produk
Yaitu produk yang digunakn siswa berbakat harus nyata , harus baru , produk itu adalah jhasil dari kualitas unik individu dalam interaksi dan lingkungannya . sehingga siswa tersebut dapat menngembangkan kemampuannya .
·         Press
Adanya dorongan dari orang tua dan lingkungan sehingga anak tersebut dapat menciptakan dan menggunakan kemampuannya yang ia gunakan karena adanya dorongan .

12. jelaskan perbedaan antara anak yang precocious dan anak yang prodogous . Berikan contoh kasus dari pengalaman Anda !
Precocious adalah seseorang yang mampu melakukan hal – hal yang biasanya dilakukan oleh mereka yang lebih tinggi usianya .  sedangkan prodogous adalah tanpa kecuali kreatif , sebaliknya anak prodigious belum tentu IQ nya sangat tinggi .
Contohnya : saya mempunyai adik sepupu namanya Indah , Indah tersebut sering melakukan hal – hal layaknya orang dewasa. Semua punya mamanya dipakainya seperti , kalung , make up, dan aksesoris dewasa lainnya . selain ia bergaya seperti layaknya orang dewasa dia juga kreatif dalam hal melukis tetapi pada saat di TK ia sering melamun bahkan kurang dalam hal Intelenjensi sehingga kadang sulit untuk mengajarinya belajar .

13. Skala Renzulli – Hartman untuk menilai karekteristik perilaku siswa berbakat yang harus diisi oleh guru meliputi sub skala apa saja ? sebutlah cirri – cirri perilaku siswa untuk setiap sub- skala . Apakah kesulitannya dalam mengadaptasi skala ini untuk penggunaan di Indonesia?
Yaitu dengan menggunakan dimensi kognitif ( berpikir kreatif ) , dimensi afektif ( sikap dan kepribadian ) , dan dimensi psikomotor ( keterampilan kreatif ). Kesulitannya kurangnya perhatian dari setiap sekolah , ataupun pemerintahan .

14. kemukakan inti dari teori Amabile tentang persimpangan Kreativitas ( Creativity Intersection) !
Keberhasilan kreatif adalah persimpangan ( Intersection ) antara keterampilan anak dalam bidang tertentu ( domain skills ) , keterampilan berpikir dan bekerja kreatif , dan motivasi intrinsic juga disebut motivasi batin . Motivasi Intrinsik sebagaimana telah dikemukakan adalah motivasi yang tumbuh dari dalam , berbeda dengan motivasi ekstrinsik yang ditimbulkan dari luar , oleh lingkungan .

15. uraikan karekteristik “ keluarga kreatif “ menurut Dacey !
Dacey telah melakukan penelitian di inggris terhadap kehidupan keluarga yang berbeda dari keluarga biasa . Keluarga yang menjadi sampel penelitian ini seprohnya dipilih karena salah satu dari orang tua termasuk 5 persen paling atas dalam kinerja kreatif dalam profesinya berdasarkan penilaian anggota profesi tersebut . dari penelitian tersebut dapat ditarik bahwa factor genetis vs lingkungan, aturan perilaku, tes kreativitas sebagai predictor prestasi kreatif remaja , masa kritis , humor , cirri – cirri menonjol lainnya, perumahan , pengakuan dan penguatan pada usia dini , gaya hidup orang tua . trauma , dampak dari sekolah ,bekerja keras , dominasi lateral , perbedaan jenis kelamin , penilaian orang tua mengenai kreativitas anak , jumlah koleksi .

16. perbedaan apa yang nyata antara keluarga anak berbakat dan keluarga anak biasa ( dengan tingkat kecerdasan rata – rata ) dalam penelitian yang dilakukan di Jakarta tahun 1982 ?
Krluarga anak berbakat mempunyai tingkat pendidikan  , jabatan professional , dan penghasilan yang lebih tinggi . lebih banyak mereka yang mempunyai hobi membaca , walaupun secara umum kebiasaan membaca semua orang tua belum tinggi . jumlah anak dalam keluarga lebih kecil dan presentase anak berbakat yang termasuk anak sulung lebih tinggi . Sedangkan keluarga anak biasa ( dengan tingkat kecerdasaan rata – rata ) lebih mementingkan cirri “ kepatuhan “ pada anak . Anak berbakat tidak banyak dituntut orang tua untuk mengerjakan tugas – tugas dirumah dibandingkan dengan anak IQ rata – rata , sehingga mereka lebih banyak waktu untuk hal – hal yang mereka senangi.

17. Dengan cara – cara apakah orang tua dapat merangsang kreativitas anak di rumah? Berilah contoh kasus yang nyata pada anda!
Anak – anak yang hidup dalam lingkungan yang merangsang dan tidak konvensional , akan belajar menikmati keragaman , keterbukaan , dan orsinalitas . kesempatan untuk dapat menggembangkan kreativitas serta kemampuan ia dalam hal – hal yang ia senangi . selain itu anak tersebut dibantu untuk dapat mengetahui situasi dan menyesuaikan diri . orang tua pun harus bisa menjadi model untuk anaknya . ibu pun harus menawarkan pengalaman – pengalaman baru untuk menunjang kreativitas anak tersebut .
Contoh : anak yang memiliki kreativitas yang tinggi selalu dapat dukungan tanpa ada batasan tetapi selalu dipantau orang tua. Sehingga ia dapat menggembangkan kreativitas tanpa paksaan .

18. Jelaskan sikap orang tua yang memupuk pengembangan kreativitas! Simpulkan tiga asas yang paling penting .
Sikap orang tua ialah :
-          Menghargai pendapat anak dan mendorongnya untuk mengungkapkannya .
-          Memberi waktu kepada anak untuk berpikir , merenung , dan berkhayal
-          Membiarkan anak menggembangkan keputusan sendiri .
-          Menyakini anak bahwa orang tua menghargai apa yang ingin dilakukan anak .

19. kita dapat membedakan 3 kategori karekteristik guru anak berbakat . Jelaskan cirri – cirri guru dan anak berbakat pada setiap kategori .!
·         Karekteristik Filosofis perlu dipertimbangkan dalam seleksi guru anak berbakat .
·         Karekteristik Profesioanal dari guru dapat dikembangkan melalui pelatihan dalam jabatan seperti dalam keterampilan dinamika kelompok , teknik , dan stategi yang maju.
·         Karekteristik Pribadi guru anak berbakat meliputi motivasi , kepercayaan diri , rasa humor , kesabaran , minat luas , dan kelenturan ( fleksibilitas )

20. Dengan cara apa kita dapat memanfaatkan peran mentor sebagai narasumber untuk program anak berbakat ?
Peran mentor :
-          Mentor pribadi  yaitu bisa seorang guru yang meningkatkan keterampilan dan perkembangan intelektual siswa , bisa seorang sponsor yang menggunakan pengaruhnya untuk membantu kemampuan anak .
-          Mentor sebagai narasumber yaitu program sekolah menunjuk mentor untuk melengkapi pendidikan anak berbakat . mentor ini biasanya sukarelawan dari masyarakat yang mengundang anak berbakat untuk mengunjungi tempat kerja mereka .
dalam pendidikan anak berbakat kita perlu memahami hubungan mentor dengan anak . Kita perlu menyadari bahwa mentor sebagai sumber dapat disebut sebagai mentor untuk tujuan program , tetapi mungkin mempunyai mentor pribadi lain yang penting .

21. berilah 3 contoh dari kegiatan yang merangsang kreativitas anak di sekolah !
Yaitu : - guru yang mempunyai dampak yang besar tidak hanya pada prestasi pendidukan anak , tetapi juga pada sikap anak terhadap sekolah dan terhadap belajar ,
-          Cara mengajar seorang guru ketika dikelas . apakah anak tersebut merasa nyaman ketika berada dikelas . adanya kebebasab anak tersebut dalam menngembangkan kreativitas naka tersebut tanpa ada batasn .
-          Memantau anak tersebut dalam menggembangkan kreativitas anak .

22. Unsur mana yang penting diperhatiakn dalam merancang strategi mengajar yang meningkatkan kreativitas siswa?
 yaitu : strategi pilihan , dimana anak tersebut diberikan kebebasan dalam memilih.kreativitas tidak akan berkembang jika hanya dapat melakukan sesuatu dengan satu cara . sehingga metode ini lah yang paling baik digunakan agar anak tersebut dapat menggembangkan kemampuannya.

23. Buatlah desai ruang kelas yang memudahkan belajar – mengajar secara kreatif!
Yaitu : ruang kelas hendaknya dalam keadaan rapi seperti kursi dan meja tersusun rapi sehingga anka tersebut merasa nyaman , selain itu adanya gambar – gambar yang berupa lukisan , abjad , atau hal – hal yang dapat membuat anak tersbut mudah menghapalkannya . desain kelas pun harus sesuaikan dengan luas dan kondisi kelas .

24. Buatlah bagan yang mensistensikan pendapat para pakar Indonesia!
- menurut Toeti Noerhadi tentang kreativitas dan evolusi budaya.
- menurut Selo Soemardjab menekankan bahwa orang yang benar – benar kreatif memiliki sistem nilai dan sistem apresiasi hidup sendiri yang mungkun tidak sama denagn nilai – nilai yang dianut masyarakat ramai .
- menurut Harsya  Bachtiar memaparkan kebutuhan sosial akan kreativitas yang menghendaki suatu bentuk , struktur , serta sistem yang baru .


Kamis, 06 Oktober 2011

INI PENGALAMANKU TENTANG KREATIVITAS ,KALO KAMU??


Hari ini bu dina nanya kepada saya tentang bagaimana kreativitas dan apa yang saya dapat dari kelas kreativitas. Sebelumnya bu dina nanya tentang kreativitas dan bagaimana kreativitas , dan apa yang saya dapat dari kreativitas, seberapa besar kreativitas saya , dan harapan saya terhadap kreativitas.
Dari berbagai pertanyaan dari bu dina saya dapat menyimpulkan bahwa kelas kreativitas ini asyik, dan dapat menambah kreativitas saya . Sebelumnya saya ragu untuk masuk kelas kreativitas karena saya kira kelas kreativitas ini banyak belajar dengan gambar , sepertinya layaknya anak TK. Tapi saya salah ternyata kelas kreativitas ini sangat asyik dan dapat belajar dari BU DINA untuk dapat mengetahui sejauh mana kreativitas yang saya miliki . Selain itu , bu Dina nanya ke saya tentang berapa persen kreativitas saya . Dan saya pun menjawab 10 % karena sebetulnya sifat kreatif yang ada pada diri saya hanya sedikit . Ternyata saya bisa mengetahui sejauh mana kreativitas saya dengan cara menggali dan belajar dari lingkungan. Belajar itu tidak hanya dari rumah ( keluarga) tetapi dari lingkungan dan berbagai pengetahuan dapat menambah dan menggali seberapa kreativitas kah saya.
Selain itu harapan saya terhadap kreativitas saya yaitu : saya ingin membuat sekolah untuk anak – anak yang kurang mampu dan untuk anak – anak TK . Dimana , saya akan berperan sebagai pemilik dan sebagai pengajar untuk dapat memberikan materi dan menggali kreativitas anak didik saya nanti .selain itu tujuan saya terhadap anak didik saya , saya ingin memperkenalkan kreativitas dan bagaimana kreatifitas itu sebenarnya . Harapan saya begitu besar untuk dapat membuat sekolah karena saya ingin anak – anak dimasa depan nanti dapat menciptakan hal – hal yang berguna dan bermanfaat untuk orang banyak. Saya ingin anak – anak didik saya tidak hanya belajar dari sekolah tetapi saya ingin belajar juga dari lingkungan , dan apa yang mereka lihat dan mereka dengar dari orang tua atau orang lain.
Menurut Teori jung , dimana Jung percaya bahwa ketidaksadaran memainkan peranan yang amat penting dalam kreativitas tingkat tinggi. Disamping itu , ingatan kabur dari pengalaman tersimpan. Nah begitu juga dengan manusia dimana manusia dapat memainkan kreatifitasnya berdasarkan pengalaman – pengalaman baik yang dilihat secra langsung ataupun dari apa yang didengar. Penelitihan dari Dacey yaitu pengakuan dan penguatan pada usia dini , orang tua diminta untuk menyatakan usia berapa mereka pertama kali menduga bahwa anak mereka memiliki kemampuan yang luar biasa dan apa yang membuat mereka berfikir .Biasanya mereka memberikan banyak kesempatan seperti ( les, peralatan , kontak , situasi ) yang dapat menggembangkan kreatifitas anak . Kebanyakan anak – anak mengatakan bahwa mereka merasakan mendapat dorongan kuat dari orang tua mereka .
selain itu , Faktor Genetis Versus Lingkungan , Dimana dalam penelitihan Dacey telah dipilih salah seorang orang tua dinilai sangat kreatif , lebih dari separo anak mereka juga diatas rata – rata dalam kreativitas. Pada keluarga yang dipilih karena sekolah menunjuk anak remajanya sebagai sangat kreatif , hanya sepertiga dari orang tua diatas rata – rata dalam prestasi kreatif . Meskipun hasil ini belum tuntas memecahkan masalah “nature vs nurture”. Namun jelas menunjukkan peranan faktor lingkungan seperti cara asuhan orang tua dan iklim keluarga. Selain itu orang tua pun harus memberikan contoh yang baik kepada anak , karena orang tua adalah model bagi si anak . Mengajari anak tentang kreativitas tidak hanya didapat dari lingkungan tetapi dari guru pun dapat di peroleh .
Menurut Wellborn ( 1987 ) guru dapat mengalami kesulitan filsofis dengan upaya penggembangan kreativitas didalam kelas. Seperti Fleksibilitas dan orisinalitas nyata bahwa guru anak berbakat perlu memiliki kreativitas agar dapat memberi tantangan dalam mengajar anak berbakat , serta dapat pula menggembangkan kreativitas siswa.
Untuk itu guru pun dapat mengajarkan kepada anak didiknya untuk dapat mengetahui bagaimana kreativitas , dan bagaimana peran kreativitas itu .
kelas kreativitas itu asyik loh... kita belajar banyak tentang kreativitas dan mengetahui seberapa besar kreativitas yang dimilki. Untuk itu ikitin dech kelas kreativitas.. ASYIKK LOH... JJ

Rabu, 05 Oktober 2011

Mengenal Albert Einsten dalam 4 P

Pendekatan Empat P Dalam Penggembangan Kreativitas yaitu Pribadi, Pendorong, Proses, Produk. Kebanyakkan definisi kreativitas berfokus pada salah satu dari 4 P ini atau kombinasinya . Ke 4 P ini saling berkaitan : Pribadi yang kreatif yang melibatkan diri dalam proses kreatif , dan dengan dorongaan atau dukungan ( press) dari lingkungan menghasilkan hasil yang kreatif.

Mengenal lebih dalam lagi bagaimana profil dari seorang tokoh yang sangat terkenal yaitu Albert Eistein berdasarkan 4 P.

PRIBADI
Albert Einsten, menurut saya ia adalah seorang ilmuwan pada abad 20 an, Penemuan terbesarnya adalah teori relativitas yang dikemudian hari disalahgunakan manusia untuk pengembangan senjata nuklir. Namun untuk saat ini penemuan dari Einsten banyak disalahgunakan dalam kehidupan . Selain itu Einstein juga banyak menyumbang pengembangan mekanika kuantum, mekanika statistik, dan kosmologi. Pada tahun 1921 ia mendapat penghargaan nobel fisika ntuk penemuannya tentang efek fotoelektrik dan "pengabdiannya bagi Fisika Teoritis". Setelah penemuannya ini ia sangat terkenal diseluruh dunia . Banyak kegagalan yang di alami Einsten pada masa - masa remaja dan kecilnya . Einsten dianggap sebagai seorang yang lambat dalam menerima pelajaran, selain itu Einsten memiliki sifat yang pemalu . Namun kelambatnya dalam belajar tidak mempengaruhi semangat , kerja kerasnya dalam melakukan eksperimennya. Walupun ia lambat dalam belajar tetapi ia tidak pernah putus asa untuk bisa sukses . Ia terus belajar dan terus menggali pengetahuannya sampai ia menemukan suatu karya yang sangat luar biasa bagi kehidupan kita dan pengetahuan kita. setelah diadakan penelitian mengenai struktur otak Einstein (setelah ia meninggal) para ahli neuroologi berpendapat bahwa lambatnya perkembangan mental Eisntein diwaktu kecil disebabkan dia menderita Sindrom Asperger, sebuah kondisi yang berhubungan dengan autisme. Itu lah sebabnya kenapa Einsten lambat dalam menerima pelajaran .

PENDORONG ( PRESS)
Kreativitas agar dapat terwujud membutuhkan adanya dorongan dalam diri individu ( motivasi instrinsik) maupun dorongan dari lingkungan ( motivasi ekstrinsik ). Menurut pendapat saya Einsten termasuk kedalam motivasi ekstrinsik dan intrinsik . Karena , naluri Ilmuwan Einstein dimulai sejak umur lima tahun saat ayahnya menunjukkan kompas kantung. Ia menganggap ada sesuatu di ruang yang "kosong" bereaksi terhadap jarum di kompas tersebut. Selain itu Einsten menjelaskan pengalamanya yang paling spektakuler itu . Selain itu motivasi Intrinsiknya yang ada pada dirinya sangat kuat sehingga ia mampu bertahan dan terus berkerja keras dalam melakukan peelitihan hingga ia menjadi seorang ilmuwan dan belum ada yang bisa menandingi ilmunya. 

Proses
Dalam  mnsten meenciptakan penemuannya Einsten mengalami masalah dimana ia sangat lambat dalam belajar tetapi semangatnya dan dorongan dari 2 orang paman yang mau mengajarkan Einsten ilmu matematika dan sains . Setelah beberapa kali gaga dalam pendidikannya ahirnya Einsten dalam menyelesaikan pendidikannya sekolah sampai berhasil menyelesaikan diplomanya pada tahun 1896. Dan ia dianugerahi Penghargaan Nobel dalam Fisika pada tahun 1921 untuk penemuannya tentang efek fotoelektrik dan "pengabdiannya bagi Fisika Teoritis".

PRODUK
Hasil penemuan Einsten cukup bagus dan tidak ada yang bisa mengalahkan ia . Einsten menemukan teori relativitas yang dikemudian hari disalahgunakan manusia untuk pengembangan senjata nuklir.